empty
 
 
29.06.2026 08:45 AM
Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 29 Juni

Dolar AS sempat berada di bawah tekanan pada hari Jumat, namun pada akhir sesi berhasil memulihkan sebagian besar posisi yang hilang terhadap euro, pound, dan aset berisiko lainnya.

Data positif dari Universitas Michigan, bersama dengan pernyataan tegas dari pejabat Federal Reserve, menguatkan posisi dolar. Indeks sentimen konsumen yang dirilis pada Jumat lalu melebihi ekspektasi para analis, menunjukkan ketahanan ekonomi AS. Meskipun suku bunga tetap tinggi, keluarga-keluarga menunjukkan sikap optimis, yang mengurangi kemungkinan terjadinya resesi mendalam dan memberi ruang lebih bagi The Fed dalam melawan inflasi.

Dampak ini semakin kuat berkat retorika dari otoritas moneter. Beberapa pejabat senior Fed mengeluarkan pernyataan yang dianggap pasar sebagai suara hawkish. Mereka menekankan bahwa proses pengembalian inflasi ke level target 2% masih jauh dari selesai dan bahwa kemungkinan untuk melakukan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut, jika dibutuhkan, masih terbuka lebar.

Hari ini, pada paruh pertama, akan diumumkan data pinjaman sektor swasta di Zona Euro dan perubahan total jumlah uang beredar M3, serta pidato dari Presiden European Central Bank, Christine Lagarde. Serangkaian data makroekonomi ini kemungkinan besar tidak akan secara signifikan mengubah dinamika euro, yang baru-baru ini tertekan oleh penguatan dolar secara global.

Para pelaku pasar akan lebih memperhatikan publikasi data jumlah uang beredar. Agregat M3, yang mengindikasikan total uang tunai dan aset likuid dalam perekonomian, menjadi indikator penting untuk proses inflasi. Perlambatan dalam pinjaman sektor swasta menunjukkan bahwa suku bunga yang tinggi mulai berdampak pada aktivitas bisnis, yang pada akhirnya akan memicu diskusi hangat tentang kapan kemungkinan penyesuaian kebijakan bank sentral bisa dilakukan.

Namun, faktor utama yang akan memicu volatilitas adalah pidato dari Christine Lagarde. Para trader akan menganalisis setiap kata yang diucapkan oleh pemimpin ECB untuk mencari petunjuk tentang arah kenaikan suku bunga di masa depan.

Untuk pound, hari ini pada paruh pertama, akan dirilis data mengenai jumlah permohonan kredit pemilikan rumah yang disetujui di Inggris, volume pinjaman pribadi bersih, serta pidato anggota MPC Bank of England, Huw Pill. Namun, dalam konteks informasi yang padat ini, kecil kemungkinan itu akan menjadi penentu utama bagi pasar valuta asing. Publikasi data kredit pemilikan rumah dan pinjaman konsumsi biasanya berfungsi sebagai indikator sensitif terhadap kesediaan keluarga untuk berbelanja dan berutang dalam situasi suku bunga tertinggi dalam beberapa tahun terakhir; namun, konsensus proyeksi saat ini menunjukkan ada penurunan bertahap dalam permintaan. Penurunan jumlah permohonan KPR yang disetujui akan menjadi bukti yang jelas bahwa kebijakan moneter yang ketat dari bank sentral terus meresap ke dalam sektor riil.

Jika data sejalan dengan ekspektasi ekonom, lebih baik bertransaksi dengan berpatokan pada strategi Mean Reversion. Jika data ternyata secara signifikan jauh lebih tinggi atau lebih rendah dari prediksi ekonom, strategi yang paling tepat digunakan adalah Momentum.

Strategi Momentum (pada penembusan level):

Untuk pasangan EURUSD

  • Beli saat penembusan level 1.1408, yang dapat mendorong kenaikan euro menuju 1.1434 dan 1.1459;
  • Jual saat penembusan level 1.1382, yang dapat mendorong penurunan euro menuju 1.1356 dan 1.1327;

Untuk pasangan GBPUSD

  • Beli saat penembusan level 1.3228, yang dapat mendorong kenaikan pound menuju 1.3248 dan 1.3270;
  • Jual saat penembusan level 1.3191, yang dapat mendorong penurunan pound menuju 1.3170 dan 1.3150;

Untuk pasangan USDJPY

  • Beli saat penembusan level 161.85, yang dapat mendorong kenaikan dolar menuju 162.04 dan 162.24;
  • Jual saat penembusan level 161.56, yang dapat mendorong penurunan dolar menuju 161.33 dan 161.10;

Strategi Mean Reversion (pada koreksi harga):

This image is no longer relevant

Untuk Pasangan EURUSD

  • Cari posisi jual setelah false breakout di atas 1.1405 ketika harga kembali turun ke bawah level ini;
  • Cari posisi beli setelah false breakout di bawah 1.1379 ketika harga kembali naik ke level ini;
This image is no longer relevant

Untuk Pair GBPUSD

  • Cari peluang short setelah breakout gagal di atas 1.3220 dan harga kembali turun ke bawah level ini;
  • Cari peluang long setelah breakout gagal di bawah 1.3190 dan harga kembali naik ke level ini;
This image is no longer relevant

Untuk Pasangan AUDUSD

  • Cari peluang sell setelah false breakout di atas 0.6907 ketika harga kembali turun di bawah level ini;
  • Cari peluang buy setelah false breakout di bawah 0.6882 ketika harga kembali naik ke level ini;
This image is no longer relevant

Untuk Pair USDCAD

  • Cari posisi sell setelah false breakout di atas 1.4196 saat harga kembali turun di bawah level ini;
  • Cari posisi buy setelah false breakout di bawah 1.4176 saat harga kembali naik ke level ini;

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.