empty
 
 
25.06.2026 12:56 AM
Alasan Tersembunyi di Balik Penguatan Dolar AS

This image is no longer relevant

Saya ingin menekankan bahwa semua yang disampaikan dalam ulasan ini hanya asumsi saya. Mata uang Amerika telah menguat secara stabil selama satu minggu penuh. Sementara penguatan awal dolar tampak seperti reaksi logis terhadap pertemuan Fed, kini mulai muncul keraguan...

Di satu sisi, pola wave sepenuhnya mendukung penguatan dolar karena adanya kebutuhan untuk membentuk wave C dalam skala yang lebih besar. Di sisi lain, banyak trader sudah terbiasa bahwa latar belakang berita memiliki dampak signifikan terhadap pergerakan pasar mata uang. Lalu bagaimana kita menyikapi peristiwa dalam sepekan terakhir? Berita yang ada tidak cukup baik untuk membuat dolar mendapat permintaan konsisten setiap hari. Akankah Federal Reserve menaikkan suku bunga pada 2026? Pertanyaan ini akan tetap relevan sepanjang musim panas. Pasar saat ini meyakini hal tersebut, tetapi jika laporan inflasi berikutnya menunjukkan perlambatan pertumbuhan harga, FOMC tidak akan punya landasan untuk melakukan pengetatan kebijakan moneter.

Lebih jauh, langkah pengetatan ini kecil kemungkinannya bersifat jangka panjang. Stabilitas inflasi sangat mendesak dibutuhkan. Ini bukan siklus kenaikan suku bunga yang diperkirakan seperti pada 2021–2022, ketika inflasi mendekati 10% sehingga memaksa Fed menaikkan suku bunga ke 5,5%. Saat ini, kita berhadapan dengan guncangan jangka pendek yang disebabkan oleh krisis energi global yang berawal dari perang di Timur Tengah. Oleh karena itu, dapat diasumsikan bahwa inflasi akan menurun, dan FOMC mungkin membatasi pengetatan kebijakan hanya satu atau dua kali putaran. Dengan mempertimbangkan semua hal di atas, saya tidak percaya bahwa ekspektasi pengetatan Fed adalah alasan di balik penguatan dolar selama sepekan terakhir.

Lalu, apa penyebabnya? Mungkin jawabannya terkait pemilu mendatang? Menurut jajak pendapat terbaru, tingkat persetujuan terhadap Donald Trump turun ke level terendah di kedua masa jabatannya di Gedung Putih. Akibatnya, kemungkinan Partai Republik kalah dalam pemilu sangat tinggi. Trump mungkin kehilangan sedikitnya satu kamar di Kongres dan tidak lagi bisa mengambil keputusan secara independen. Mungkin pasar memahami hal ini dan menantikan perubahan positif di bidang ekonomi, imigrasi, hubungan dagang dengan negara lain, dan area penting lainnya? Tentu saja ini hanya salah satu dari banyak asumsi, tetapi saya percaya hal ini bisa berkaitan dengan realitas. Meskipun demikian, saya sendiri sulit memperkirakan penguatan lanjutan dolar, mengingat Trump masih menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.

This image is no longer relevant

Pola Wave untuk EUR/USD:

Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini masih berada dalam segmen tren naik, sementara dalam jangka pendek berada dalam segmen tren menurun. Menurut saya, saat ini adalah waktu yang cukup baik untuk mempertimbangkan pembentukan posisi long, tetapi instrumen ini mungkin turun cukup dalam di bawah level 1,4000 selama wave C. Jika asumsi ini benar, akan lebih baik menunggu sedikit lagi, setidaknya hingga wave 5 dalam C selesai. Selain itu, kondisi geopolitik yang sebelumnya positif kini sudah tidak lagi menjadi penahan bagi mata uang AS.

Pola Wave untuk GBP/USD:

Pola wave untuk instrumen GBP/USD kini menjadi lebih jelas. Instrumen ini telah membentuk tiga wave turun, dan struktur wave untuk EUR/USD juga telah berubah, sehingga kini ada tiga wave di sana. Dengan demikian, pound dapat melanjutkan penurunan dalam wave 5 di C setelah koreksi kecil dalam wave 4. Bagaimanapun, rangkaian wave turun ini mungkin akan segera berakhir, dan latar belakang berita tidak memberikan dukungan tanpa syarat bagi mata uang AS. Wave C mungkin segera mendorong harga turun di bawah titik terendah wave A.

Prinsip Utama Analisis Saya:

  1. Struktur gelombang harus sederhana dan jelas. Struktur yang kompleks sulit untuk diperdagangkan dan sering kali berubah.
  2. Jika tidak ada keyakinan terhadap kondisi pasar, sebaiknya tidak masuk ke dalamnya.
  3. Tidak pernah dan tidak akan pernah ada keyakinan 100% terhadap arah pergerakan. Jangan lupa menggunakan order Stop Loss sebagai pelindung.
  4. Analisis wave dapat dikombinasikan dengan jenis analisis dan strategi trading lainnya.
Chin Zhao,
Analytical expert of InstaTrade
© 2007-2026

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.