Aksi jual satu hari menghapus nilai SpaceX sebesar $400 miliar setelah lonjakan pasca-IPO
Kapitalisasi pasar SpaceX turun sebesar $400 miliar dalam satu hari. RIA Novosti, mengutip data pasar saham terkini, melaporkan bahwa saham perusahaan milik Elon Musk tersebut anjlok 16,43%. Harga saham turun dari $185,00 menjadi $154,60, sehingga total valuasi pasar perusahaan merosot menjadi $2,037 triliun dari sebelumnya $2,437 triliun. Besarnya penurunan ini menghentikan rally kenaikan kuat yang sebelumnya terjadi pasca penawaran umum perdana (IPO) terbesar dalam sejarah.
Perlu diingat bahwa berkat antusiasme awal para investor, SpaceX dengan cepat masuk ke jajaran empat perusahaan paling bernilai di dunia, melampaui raksasa teknologi seperti Amazon dan Microsoft dalam hal kapitalisasi pasar. Namun, pada tanggal 17 Juni, tren kenaikan tersebut berganti menjadi koreksi tajam, dan harga saham mulai turun. Salah satu penyebab utama perubahan drastis sentimen pasar adalah kekhawatiran para ahli mengenai valuasi perusahaan yang dinilai terlalu tinggi (overvalued); angka-angka kelipatan valuasinya mulai membuat pelaku pasar yang konservatif merasa khawatir.
Komentar dari investor ternama Michael Burry, yang dikenal karena prediksi akuratnya mengenai kejatuhan pasar, semakin memperparah aksi jual tersebut. Ia secara terbuka mempertanyakan dasar penilaian valuasi SpaceX, yang pada puncaknya mendekati angka $3 triliun, dan secara tegas menolak untuk berinvestasi pada aset tersebut. Burry menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam investasi jangka pendek maupun jangka panjang pada sekuritas perusahaan itu. Ia menyebut SpaceX hanya sebagai "perusahaan telekomunikasi ceruk pasar" dengan pendapatan tahunan di bawah $20 miliar, sebuah profil yang membuat nilai pasar saat ini tidak sejalan dengan metrik keuangan yang sebenarnya.