Lihat juga
WTI crude berada pada titik krusial, ketika meredanya ketegangan geopolitik dan faktor-faktor fundamental menekan harga, meskipun risikonya tetap tinggi. Faktor pendorong utama tetap situasi seputar negosiasi AS-Iran, di mana setiap tanda kemajuan berpotensi membuat harga anjlok menuju $73-70, sementara kegagalan dalam pembicaraan dapat mendorong harga minyak kembali ke kisaran $80-85.
Pada grafik harian:
Skenario bearish akan terkonfirmasi jika terjadi penembusan di bawah 75,00, yang membuka jalan menuju 74,50 (EMA144 mingguan) dan 73,30 (EMA200 mingguan). Penembusan di bawah level-level ini akan mendorong harga memasuki fase pasar bearish jangka panjang, sehingga posisi jual menjadi lebih disukai dalam jangka waktu yang lebih panjang, dengan target di kisaran 64,00-60,50 (EMA144 dan EMA200 bulanan).
Kondisi untuk realisasi:
Skenario bullish akan terwujud jika terjadi penembusan di atas level resistance terdekat 78,00 (EMA50 mingguan) dan level 80,00 (level psikologis). Agar pasar beralih ke fase bullish, harga perlu menembus zona resistance 82,20–83,00.
Kondisi untuk realisasi:
Zona target: 80,00, lalu 83,00 dan 86,00.
Skenario trading:
Skenario bearish (WTI turun): Sell Stop 75,00 (penembusan support). Stop-Loss 77,50. Target 74,50, 73,50, 70,00, 64,00, 60,50.
Skenario bullish (WTI naik): Buy Stop 77,50, 80,50. Stop-Loss 75,00. Target 82,00, 83,50, 86,00.
*Di sini, "Target" berkaitan dengan level support/resistance. Ini tidak berarti level tersebut pasti akan tersentuh, tetapi dapat digunakan sebagai panduan untuk merencanakan dan memposisikan transaksi.