empty
 
 
07.04.2026 12:50 AM
USD/JPY: Analisis Harga. Proyeksi. Yen Jepang Mendapatkan Dukungan Moderat

This image is no longer relevant

Nilai tukar USD/JPY menunjukkan sedikit penguatan di tengah pidato Trump. Meskipun demikian, dolar AS masih berada di bawah tekanan menyusul laporan terkait kemungkinan de-eskalasi antara AS dan Iran, termasuk pembahasan mengenai potensi gencatan senjata.

This image is no longer relevant

Menurut Axios, AS, Iran, dan para perantara di kawasan tengah membahas ketentuan gencatan senjata selama 45 hari yang berpotensi menjadi langkah menuju diakhirinya permusuhan. Reuters melaporkan rencana gencatan senjata dua tahap yang berpotensi mulai berlaku paling cepat hari Senin dan mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz. Meskipun masih belum ada kejelasan final terkait berbagai inisiatif ini, fakta bahwa telah terjadi kontak diplomatik saja sudah sedikit meningkatkan sentimen global dan menekan dolar. Bagi yen, risiko inflasi yang terkait dengan kenaikan harga minyak tetap menjadi faktor utama.

This image is no longer relevant

Kenaikan biaya energi dapat memperkuat tekanan inflasi di Jepang dan mendukung ekspektasi pengetatan bertahap lebih lanjut oleh Bank of Japan, meskipun status Jepang sebagai negara pengimpor energi bersih secara bersamaan menimbulkan risiko bagi pertumbuhan ekonomi. Saat ini pasar memperkirakan probabilitas sekitar 70% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan April, dengan dua kenaikan lagi diantisipasi hingga akhir tahun.

Faktor pembatas lain bagi kenaikan USD/JPY adalah ancaman intervensi valuta asing. Pasangan ini masih berada dekat level 160,00, dan otoritas Jepang telah berulang kali memperingatkan kesiapan mereka untuk merespons volatilitas berlebihan pada mata uang nasional. Hal ini menahan sebagian pelaku pasar untuk membuka posisi agresif yang bisa semakin memperkuat dolar terhadap yen.

Di AS, ekspektasi terhadap kebijakan Fed telah bergeser secara signifikan: para investor kini memperkirakan level suku bunga tidak berubah hingga 2026, sementara sebelumnya pasar mengantisipasi setidaknya dua kali penurunan tahun ini. PMI Jasa ISM bulan Maret, yang tercatat di 54, turun dari 56,1 pada Februari dan berada di bawah konsensus 55, memberikan acuan tambahan bagi pelaku pasar.

Dari sudut pandang teknikal, pasangan ini berada dekat level psikologis 160,00 yang menjadi target terdekat. Oscillator bersifat positif, menunjukkan keunggulan bagi bulls. Area support harga muncul di EMA 9 hari, dengan SMA 20 hari berada tepat di bawahnya. Jika harga tidak mampu bertahan di area ini, support berikutnya akan berada di 168,70, di bawahnya kekuatan bulls akan mulai melemah. Namun, breakout level psikologis 160,00 akan mendorong pasangan ini untuk menguji kembali level tertinggi bulan Maret.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.