Lihat juga
13.03.2026 11:12 AMSelama tiga hari berturut-turut USD/CAD telah menunjukkan momentum kenaikan, memperbarui level tertinggi mingguan di atas SMA 20 hari. Dorongan tersebut didukung oleh kombinasi berbagai faktor sementara perhatian pasar beralih ke rilis data makro penting dari Amerika Serikat dan Kanada.
Permintaan terhadap dolar berlanjut di tengah meningkatnya kesadaran bahwa kenaikan harga energi terkait Iran akan memicu kembali inflasi dan memaksa Federal Reserve menunda pelonggaran kebijakan moneter. Oleh karena itu, reaksi pasar terhadap indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS, indikator inflasi utama bagi The Fed, kemungkinan hanya akan berlangsung singkat.
Selain itu, data pesanan barang tahan lama, laporan lowongan pekerjaan JOLTS, serta indeks awal sentimen konsumen dan ekspektasi inflasi University of Michigan akan dirilis hari ini. Salah satu dari laporan tersebut berpotensi menggerakkan dolar secara signifikan.
Data pasar tenaga kerja bulanan Kanada membuka peluang untuk trading jangka pendek pada USD/CAD selama sesi Amerika Utara. Pada saat yang sama, terhentinya kenaikan harga minyak tampaknya melemahkan dolar Kanada yang berhubungan erat dengan komoditas.
Sementara itu, dolar AS mendekati level tertingginya pada Oktober 2025, yang semakin mendorong USD/CAD.
Kendati demikian, risiko gangguan pasokan berpotensi mengangkat harga minyak dan memperlambat laju penguatan dolar. Dari sisi teknikal, pasangan ini sedang menguji level 1,36700 setelah menembus SMA 20 hari, dan indeks kekuatan relatif secara bertahap bergerak ke wilayah positif, membantu pembeli mengatasi penjual. Namun perlu diingat, oscillator pada grafik harian menunjukkan sinyal yang beragam, dan pembeli perlu menembus SMA 50 hari untuk memperoleh kendali yang lebih tegas atas pasar.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.



